Linux Mint : ANGRYsearch, Everithing-nya Linux.

on Wednesday, March 29, 2017
Bagi pengguna Windows search paling simple adalah Everything, kecil, handal dan cepat. Nah bagaimana jika di Linux ternyata ada juga tools keren tersebut, namanya ANGRYsearch.



Installasi
  1. Download dari https://github.com/DoTheEvo/ANGRYsearch/releases
  2. Extrak dan masuklah ke terminal tempat ektrak file tersebut. Melalui command line ketiklah :
  3. chmod +x install.sh && sudo ./install.sh
  4. Masukkan password root
  5. Icon ANGRYsearch sudah tampil di menu.
  6. Jangan lupa Mount semua drive Windows (C, D, E) jika anda menggunakan dual boot
  7. Jalankan ANGRYsearch
  8. Tekan Update untuk pengindexan, dan tunggu beberapa saat.
  9. Kalau sudah selesai tinggal search seperti di Everything.
Uninstall
sudo rm -r /usr/share/angrysearch /usr/bin/angrysearch 
/usr/share/applications/angrysearch.desktop

HTML : WebBase HTML Editor

on Sunday, March 19, 2017
Sudah jamak ketika kita menggunakan  textarea, lebih-lebih untuk editor RTF ataupun coding maka textarea tersebut kita ganti dengan editor yang lebih powerfull. Nah berikut ini akan saya tampilkan berbagai textarea replacement, yang tentu saja jalan dari browser, tinggal dipilih mana paling sreg dengan hati.

HTML/TEXT Editor
  1. CodeMirror
    Ini adalah html editor favorit saya, karena mempunyai segudang fasilitas, disamping codewarna, juga mendukung wordwrap dan fullscreen, hanya saja tidak ada WYSIWYG menu.
  2. ACE
    Ini juga editor dengan segudang fasilitas, tapi belum nyari gimana buat replacement textarea.
  3. Markitup
    Ini juga editor keren, satu-satunya html editor yang mendukung WYSIWYG, sayangnya sintaknya nggak warna-warni.
  4. EditArea
    Dahulunya banyak yang menggunakan, selain tampilannya warna-warni, search dan pengubahan font lebih mudah.
RTF Editor

RTF editor lebih variatif daripada  HTML/Text editor
  1. CKEditor
    Ini editor favorit saya, pluginsnya banyak.
  2. TinyMCE
    Editor ini juga mendukung banyak plugins dan theme. Bahkan ada juga yang berhasil mengcustomisasi berbentuk ribbon seperti Office 2007.
  3. NiceEdit
  4. jHTML 
  5. Froala  
  6. WYEditor

Linux Mint 18 : Menyimpan Kecerahan Layar

on Thursday, March 9, 2017
Beberapa permasalahan yang saya alami saat menggunakan Mint 18 akan saya tulis di blog ini. Tentunya yang saya tulis adalah yang sudah ketemu solusinya. Bisa jadi bisa di tempat saya tidak bisa di komputer innya.Tetap coba-coba, kalau ada masalah resiko tangggung sendiri. :D

Surprise ketika bisa menggunakan Mint, karena simple dan saya lebih suka dengan Cinamon ketimbang Unity-nya ubuntu ya selera orang berbeda-beda. Tapi sayang kecerahan layar tidak bisa disimpan. Alhasil tiap kali reboot atau menyalakan ulang pasti kecerahannya maksimum sehingga kudu dikecilin. Begitu seterusnya.

Caranya agar kecerahan yang kita atur tersimpan :

Masuk Terminal dan ketik :
sudo add-apt-repository ppa:nrbrtx/sysvinit-backlight
sudo apt-get update
sudo apt-get install sysvinit-backlight

Kemudian reboot  linux. Done.

Sumber : http://www.noobslab.com/2015/04/save-fix-ubuntulinux-mint-doesnt.html